Majelis Sholawat Simthudduror Griya Cimangir –  Bogor
Sekilas Info
  • 8 bulan yang lalu - Tawaqqufan Sementara Majelis Sholawat Shimthudduror Cimangir
  • 2 tahun yang lalu - Alhamdulillah berkah istiqomah gabungan majelis, akhirnya bisa mendirikan Yayasan yang berfokus pada santunan Yatim
  • 2 tahun yang lalu - Dalam menyikapi kondisi bangsa dalam hal masalah wabah COVID-19 / Corona, maka Majelis Dzikir & Shalawat Wa Mudzakaroh Simthudduror rutin setiap malam ba’da Maghrib mengadakan pembacaan Rattib Al-Haddad, Terbuka untuk umum
Jam :
Diterbitkan :
Kategori : PIQH

Dalam Kitab “Bidayatul Mujtahid” karya Ibnu Rusyd dijelaskan bahwa menurut Imam Malik, Abu Hanifah dan Syafi’i, keadaan suci (berwudhu) adalah syarat dibolehkannya seseorang untuk memegang Mushaf al-Qur’an.
Ahl Zahir menyatakan bahwa keadaan suci bukan syarat diperbolehkannya seseorang untuk memegang mushaf.
Sebab perbedaan pendapat dalam memaknai surat al-Waqi’ah ayat 79 yang berbunyi:
لُا يَمَسُهُ اِلَا المُطَهَرُوْنَ

Ada dua hal yang menyebabkan adanya perbedaan pendapat.
Pertama, dalam kalimat al-Mutahharun, sebagian memaknainya dengan “Malaikat” dan ada pula yang memaknainya dengan “Bani Adam”.
Kedua, dari sisi struktur kalimat, ada yang berpendapat bahwa kalimat itu berisi “Larangan”, ada pula yang menyebutkan bahwa kalimat itu adalah “Khabar”. Jika surat al-Waqi’ah ayat 79 disebutkan sebagai “Larangan” maka artinya adalah “Tidak boleh menyentuhnya (Mushaf) kecuali orang yang suci”. Sementara jika struktur kalimatnya adalah “Khabar” maka ayat di atas artinya adalah “Tidak dapat menyentuh (makna Mushaf) kecuali orang yang suci”.

Pendapat yang mewajibkan keadaan suci sebelum memegang Mushaf, karena memahami al-Mutahharun sebagai Anak Adam dan struktur kalimat tersebut berisi “Larangan”.
Sedangkan pendapat yang memaknai al-Mutahharun adalah “Malaikat”, dan kalimat itu adalah “Khabar”, maka mereka tidak mewajibkan suci sebelum memegang Mushaf. Sepanjang tidak ada dalil yang secara tegas melarang, maka hukumnya kembali ke asal yaitu diperbolehkan memegang Mushaf tanpa wudhu
Jumhur Ulama yang menyatakan bahwa harus berwudhu sebelum memegang Mushaf selain dengan dalil surat al-Waqi’ah ayat 79, juga berargumentasi dengan hadits Thabrani yang menyebutkan tidak boleh menyentuh Mushaf kecuali yang suci (لَا يَمَسُ القُرانَ الا طَاهِرٌ).

(BM Hal 39-40)

SebelumnyaAdzan Subuh Dua Kali SesudahnyaTanya Jawab Fiqh Muamalah : Hukum Trading Saham
SHOLAWAT ADALAH JALAN PINTAS MENUJU MA'RIFATULLAH SHOLAWAT ADALAH JALAN PINTAS MENUJU MA’RIFATULLAH
SHOLAWAT ADALAH JALAN PINTAS MENUJU MA’RIFATULLAH … Sholawat adalah istighfarmu … Sholawat adalah dzikirmu … Sholawat adalah do’amu … Sholawat adalah kunci pembuka segala rahasia … Sholawat itu ungkapan cinta...
Fadilah & Keutamaan Bershalawat Atas Nabi Muhammad Fadilah & Keutamaan Bershalawat Atas Nabi Muhammad
Fadilah & KEUTAMAAN BERSHALAWAT ATAS NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM Ketahuilah, wahai saudaraku Muslim, mengucapkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah di antara sebaik-baik ibadah. Selain...
13 Keutamaan Menghadiri Majelis Ta'lim 13 Keutamaan Menghadiri Majelis Ta’lim
Majelis Sholawat Shimthudduror Cimangir, Majelis Ta’lim adalah suatu wadah pendidikan non formal yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Majelis Ta’lim sejatinya bisa dilaksanakan dimana saja, baik di...
Dahsyatnya Sakaratul Maut Dahsyatnya Sakaratul Maut
*DAHSYATNYA SAKARATUL MAUT* Imam Ghozali mengatakan bahwa, “Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman Sakaratul Mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah...
MALAM NISFU SYA'BAN MALAM NISFU SYA’BAN
MALAM NISFU SYA’BAN ba’da Maghrib ( 20-21 April 2019 ) Malam Nisfu Sya’ban Jatuh Pada Malam Minggu 20 April 2019 atau Sabtu Malam Malam ke 15 bulan Sya’ban, . Nabi...
TIDAK SHALAT JUM’AT 3 KALI BERTURUT- TURUT    TIDAK SHALAT JUM’AT 3 KALI BERTURUT- TURUT  
Pertanyaan :_ Assalamualaikum. Ustadz, saya mau bertanya.. Apakah benar kalau seseorang tidak menunaikan shalat Jum’at sebanyak 3x berturut-turut berarti ia telah kafir? Apakah haditsnya shahih? Jazâkumullâhu khairan. _Jawaban :_ Hadits...